Obrolan

Halal Bi Halal, YPPP Veteran Solid Sambut Era 5.0

Sabtu, 22 Juni 2019 : 13.31
Halal Bi Halal keluarga besar YPPP Veteran Sukoharjo, Sabtu (22/6/2019) (foto. NSN)
SUKOHARJO - Ratusan undangan terdiri karyawan, guru, dosen dan staf dibawah naungan keluarga besar Yayasan Pembina Pendidikan Perguruan (YPPP) Veteran Sukoharjo berhalal bi halal merayakan Idulfitri 1440 H di auditorium kampus Universitas Veteran Bangun Nusantara (UVBN) Sukoharjo, Sabtu (22/6/2019)

Ketua YPPP Veteran Bambang Margono yang hadir bersama Ketua Pembina YPPP Veteran H. Suroso menyampaikan, acara ini merupakan salah satu sarana untuk mengikat tali silaturahmi paling tidak satu tahun sekali bisa berkumpul saling berkomunikasi menyampaikan program untuk meningkatkan kualitas pendidikan, terutama meningkatkan kualitas UVBN.

"Harapan sekarang ini kualitas pendidikan di Univet (UVBN) itu tidak era 4.0 tapi sudah 5.0 karena besok lulus mahasiswa tidak mencari pekerjaan tapi harus menciptakan pekerjaan. Makanya pembekalan harus terus ditingkatkan," kata Bambang usai acara

Kedepan, Bambang yang baru saja dilantik kembali sebagai Ketua YPPP mempunyai target dapat merealisasikan program yang belum terwujud atau menyelesaikan yang tengah berjalan. Setidaknya, selama ia memimpin dua setengah tahun sudah melengkapi semua sarana dan prasarana laboratorium, pembuatan gedung baru.

"Pada bulan Juli 2019, kami persiapkan IT yang sudah terintegrasi dan terkoneksi seluruh program studi dan semua yang membackup untuk akreditasi. Saya ingin dan bercita-cita Univet ini semua prodi akreditasi A sehingga Univet lembaganya bisa terakreditasi A," ujarnya.

Sebelumnya, Ustadz Anis Sumaji yang didaulat menyampaikan tausyiah menyampaikan, halal bi halal merupakan silaturahmi khas umat Islam setelah menunaikan ibadah puasa bulan Ramadhan. Oleh karenya pada bulan Syawal ini saling maaf memaafkan kesalahan yang diperbuat kepada sesama manusia.

"Dalam budaya Jawa setelah Idulfitri melaksanakan puasa Syawal dimulai pada tanggal 2 Syawal selama enam hari, kemudian ada lebaran yang disimbolkan lebaran ketupat yang bermakna saling melebur kesalahan dan saling mengaku salah (ngaku lepat)," jelasnya.

Kepada yang hadir, Anis berharap setelah selesai bulan Ramadhan masuk bulan Syawal tetap membawa suasana bulan Ramadan beribadah kepada Allah selama 11 bulan berikutnya sama ketika Ramadhan.

"Suksesnya ibadah Ramadan ketika kita bisa melaksanakan ibadah puasa, sholat malam, shodakoh, iktikaf, tadarus Al Quran pada bulan bulan berikutnya secara istikhomah," pungkasnya (NSN)

0 komentar :

Berikan Komentar Anda

Copyright © 2020 Peradisurakarta.com All Rights Reserved